Saatnya Berbagi

berbagi ilmu menggapai ridho Illahi

Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan, benarkah?

Ungkapan “fitnah lebih kejam dari pd pembunuhan” sering kita dengar sehari-hari, manakala seseorang merasa dituduh, sementara dia tidak merasa melakukan seperti apa yang dituduhkan. Kemudian dengan serta merta akan mengucapkan Fitnah Itu Lebih Kejam Dari Pembunuhan !. Sering juga ungkapan tersebut diikuti oleh ayat-ayat suci Al-Qur’an “Wal fitnatu asyaddu minal Qatl”, atau “wal fitnatu akbaru minal qatl.” Kedua kalimat tersebut memang berasal dari Qur’an, tetapi apakah memang maksudnya sesuai dengan kondisi orang yang merasa tertuduh itu ?

Apakah fitnah dalam ayat Qur’an tersebut bermakna menuduh tanpa dasar atau bukti ? Alangkah baik sekali apabila dalam berbicara, kita selalu mengingatkan dan menasehati dengan ayat suci Al-Qur’an. Tetapi bagaimana jika ternyata maksud dari ayat yang kita sampaikan ternyata tidak sesuai dengan makna sebenarnya, alias tidak nyambung ? Selain bisa dibilang mempermainkan firman Allah, dampak langsung yang sangat mungkin langsung kita dapat adalah jadi bahan ejekan dari orang lain.

Jadi apa sebenarnya makna dari kata fitnah dari ayat Qur’an tersebut ?

Al-qur’an jelas bukan bahasa Indonesia, maka fitnah tersebut harus kita telusuri artinya dari bahasa asal Qur’an, yaitu bahasa Arab. Di dalam kamus, fitnah itubisa berartimusibah, malapetaka, huru-hara dsb. Ungkapan tersebut diatas ditemukan dalam Qur’an surah Al-Baqarah ayat 191 dan 217.

Kita lihat dulu ayat 191 :

Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah) 
dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan (Al-Baqarah ayat 191)

Artinya, musyrik itu bahayanya lebih besar daripada pembunuhan.

Dan dalam Al-Baqarah ayat 217 :

Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Fitnah dalam ayat ini juga tidak berarti menuduh tanpa bukti, bahkan ayat tsb jelas memberitahukan bahwa fitnah yang dimaksud tersebut meliputi menghalangi orang dari jalan Allah, kafir kepada Allah dan mengusir penduduk sekitar masjidil haram.

Sebagai perbandingan, kata yang kita maknai sebagai menuduh tanpa dasar atau bukti, dapat kita temukan dalam Qur’an maupun hadits, tetapi bukan fitnah, melainkan buhtan.

Dalam An-Nisaa’ ayat 156 :

وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا

Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan buhtan yang besar (zina),

Sedangkan hadits terkait dengan menuduh tanpa dasar atau mengada-ada, dapat kita temukan dalam hadits mengenai ghibah sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim dalam kitab Al-Birr wash-shalah wal adab, bab tahriim al-Ghibah :

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ قَالَ إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Dari Abi Hurairah, Nabi SAW bersabda : “Tahukah kamu apa ghibah itu ? Jawab sahabat : Allahu warasuluhu a’lam (Allah dan Rasulullah yang lebih tahu).

Kemudian Nabi SAW bersabda: Menceritakan hal saudaramu yang ia tidak suka diceritakan pada orang lain. Lalu Sahabat bertanya: Bagaimana jika memang benar sedemikian keadaan saudaraku itu ?

Jawab Nabi SAW : “Jika benar yang kau ceritakan itu, maka itulah ghibah, tetapi jika tidak benar ceritamu itu, maka itu disebut buhtan
(jadi menuduh dusta itu bhsa arabnya : buhtan *ts)

Dari ayat Qur’an maupun hadits yang tersebut diatas ternyata keduanya menggunakan kata buhtan untuk menjelaskan suatu tindakan menuduh tanpa bukti, atau mengada-ada, atau fitnah dalam bahasa kita. Salah kaprah deh jadinya…

Fitnah

Fitnah, arti asalnya adalah proses yang digunakan untuk memurnikan emas dari unsur selain emas. Namun karena digunakan dalam Al-Qur’an, maka kata tersebut berarti cobaan yang digunakan untuk membedakan orang beriman dengan orang kafir atau orang munafik. Cobaan-cobaan ini dapat membimbing seseorang kepada kebenaran atau membuat orang tersesat, tergantung dari pandangan orang itu terhadap agama. Jika seseorang mematuhi perintah Allah, fitnah apapun yang terjadi hanya akan membuat orang itu menjadi lebih dekat kepada Allah, namun jika dia tidak patuh maka dia akan tersesat. Inilah yang dimaksud fitnah/cobaan/ujian, bisa membimbing orang atau menyesatkan orang.

Al-Qur’an juga menamakan kesulitan, bencana, dan malapetakan sebagai fitnah. Harta, anak dan istri juga sebagai fitnah (ujian). Peersolan-persoalan hidup dan juga kehidupan dunia adalah  fitnah. Dan fitnah yang terbesar adalah fitnah Dajjal di akhir zaman.

February 10, 2011 - Posted by | Renungan | , ,

19 Comments »

  1. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka,dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah) dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan (Al-Baqarah ayat 191)

    Comment by Endah Dwi P Slamet | July 8, 2011 | Reply

  2. Jadi apa Bahasa arabnya menuduh orang yangi tidak bersalah?

    Comment by Anonymous | May 7, 2013 | Reply

  3. Wabissalaamu’alaa rosuulillahi waal aalihi wasohbihi ,,seperti halny bil kit yeliti tentang huru_har yg mungki terjadi di setiap wilayah karena 3 kata tersebut: yaitu ghibah ,fitnah, buhtan. Bil kit teliti secara jernih ad kemungkina dari 3 kebutuhan

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  4. Ap yaaa,,,,?
    Banyak sekali mahluk hidup yg di beri stempel ‘manusia’ oleh yg Maha Pencipta,berharap dan mencari cara untuk memenuhi 3 kebutuhan secara gratis,,
    Lalu apa yaa,,, 3 kebutuhan tsb?
    Bahkan menganiaya, membunuh atau hal serupa kejahatan,,,,,

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  5. Hal yg serupa kejahatan, seperti sudah layak,.
    Making in the memory live, myb forever,,.
    Butuh tema kenca séeeebanyak_banyakny ,biarpun pada hamil semua, biarpun tanpa ikatan resmi yg penting ueeenak lhe,,,,! Kit ngumpet aj di kepol,,ok zon,,!

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  6. “Lalu apaaa,,,3 kebutuhan itu ? ”
    Baiklah kita ngumpet dulu di pol,,,,
    Bila pol butuh sesuatu gmna,,,,?
    Kasih aja 1 pol,,,
    Bila minta yg satu lagi,bagaimana,,,?
    Kasih aja ,jadi 2 pol, yg penting kita aman, ok zon,,?
    nyari dr mana yg satu lg?

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  7. Yg satu lagi kita bujuk yg di yayasan pesantren, meskipun kita yg berbuat, tuduhka k supri org indramayu gitu yaa,, ok zon,,
    Demikianlah kiranya redaksi yg saya dengar langsung dari dialog nopal hotma putranya H.Engkat I B.A dg erik ptr HJ.Idoh

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  8. Ceritanya,, Sudah terpenuhilah 3 kebutuhan secara gratis dg modal 3 perkara scr gratis juga,, 3 modal yaitu buhtha,fitnah,ghibah. meraih 3 perkara yaitu apa yaaa,,,?
    Ceritanya,,, sampai suaminya nursyam f org lelea indtramayu terkapar di rumkit bahkan

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  9. Ceritany,,, mas supri sudah terkapar di rumkit idrmy yaa,,,,,, £< .lalu bgm om,,,?
    $< Lalu di rawaaaaat,,,,
    £< Lalu bgmn lg om,,,? $< Lalu mas suprinya dikasih duiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit,,,_
    £< duitny dikemanain om,,,ko ngg ada,,,!

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  10. Ceritanya anak rewel terus nanyain,,
    £< duitny ko ngga ada om, dikemanain,,,?
    $< ada yng ngerampoooooooooo,,,,,,,,,k
    £< untuk apa ooooom,,,,?
    $< sebagia untk biay pertunanga da pernikahan rampok dg istri mas supri sebagia untuk modal usaha warnet,se_

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  11. Sebagian untuk bagi_bagi amplop ke warga masyarakaaaaaaaaaaa,,,,,,,,t.
    Se,bgian lg untk pembanguna daeraaaaaaaaaaa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,H!
    £< Sebagian lg ke mana Oooooooooooooo,,,,,,,,,,,,,,,,M !
    $< Untuk ngebujuk cameeeeeeeeeee,,rrrrrrr!
    £< seeeebaaaa

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  12. Karena “dijadikan indah pada pandang manusia kecintan terhadap wanita _ wanita ,anak_anak dan harta yg banyak ,,,,,,…….”
    Ali imron : ayat 14.
    sebagian mencari dengan nafsu syaitanny sebagian lg mencari dg nafsu iblisny sehngg terjadilah kejadian2

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  13. Da tiad akhir _akhirny bahka pertambah buuuuaaaanyak.
    £< akhirny apa om,,,,,?
    $< ________zzzzzzzzzz
    [maybe,only halp tim of betwen found and dollrs story's in the news dialogue] so long againi oter time, göd night . Zzaaaaaaaæaaz

    Comment by Anonymous | November 27, 2013 | Reply

  14. Dan akhir akhir ini yg berbuat fitnah,buthan,ghibah, hidupny pad mamurs ,aman sejahtera,serta bertambah terus pengikutny,,. Setelah sang jawara (bernama dudu anak patonah alistiqomah kedusunan cilenga desa selawangi kecamatan sariwangi) dan wawan alias

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply

  15. Wawan alias dadang kustaman menteror da menyuruh orang lain untuk membunuh suaminya nursyam fariatun yang suk disebut mas supri ,,pada waktu itu mereka bedua masih berad di kantor yang sedang mendengarkan teroris tersebut bercakap_cakap via telepon ,,

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply

  16. Bahwa suami istri tersebut aka di bunuh da istrinya aka diculik oleh tetoris terserbut,hingg pad tahun berikutnya 2008 awal bulan ramadhan ,suami nursyam f tersebut dianiaya dan menggelepar di rumkit indramayu , .
    di tahun berikutnya terdengar kembali

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply

  17. Perencanan pembunuhan serta 3 perkara tersebut gencar sebagai cara SOSIALISASI untuk meraih 3 PERKARA . (uenaaaaak broooouu,,,,).
    orang yang mengambil uang hak milik korban ,berhasil melarikan diri dan mendirikan usaha warnet .dinamai gyga net. hingga

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply

  18. Terdengar lagi rencana ,akan menganiaya suaminya nursyam f ,dengan alasan penghasilan dari mencuri uang korban tidak cukup untuk biaya modal warnet,memberi makan ke yayasan serta teamnya belum semuanya kebagian,hingga bertambah waktu maka ,,,

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply

  19. bertambah pula anggotanya bahkan tidak menutup kemungkinan dari tiap wilayah atau negri ,,
    jaringan_INTERNET_luas.
    MOHON crossCEK rencana pembunuhan tersebut
    MOHON CROSSCEK STATUS PERENCANA(anak_anaknya hj idoh)

    Comment by Anonymous | December 1, 2013 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: